Kolaborasi antara bintang muda Marco Verratti dan Andrea Pirlo di lini tengah Italia sempat diprediksi takkan berjalan sempurna. Hipotesisnya karena kedua pemain memiliki gaya bermain yang sama.
Hal inilah yang membuat sebagian kalangan menilai, tak pas rasanya bila Verratti dan Pirlo diturunkan secara bersamaan. Sama seperti Timnas Inggris yang memiliki dua sosok gelandang hebat namun memiliki permainan yang mirip, Frank Lampard dan Steven Gerrard.
Namun, asumsi tersebut dimentahkan Verratti dan Pirlo kala keduanya dimainkan secara bersamaan di laga kontra Malta. Bermain di Stadio Artemio Franchi, pelatih Antonio Conte memutuskan menurunkan Verratti dan Pirlo sejak menit pertama.
“Kami bekerja dengan baik dan menutupi tugas yang berbeda,” kata Verratti, seperti dilansir La Gazzetta dello Sport, Jumat (4/9/2015).
“Sekarang kami harus bekerja keras untuk mengembangkan rasa saling memahami yang sempurna antara kami,” sambung pemain Paris Saint-Germain itu.
Gli Azzurri mengklaim hasil sempurna berkat gol tunggal Graziano Pellè menit ke-69. Memanfaatkan umpan matang Antonio Candreva, andalan Southampton itu sukses menyambut dengan sebuah tandukan yang tak mampu ditepis penjaga gawang Andrew Hogg.
Posted By :

No comments:
Post a Comment